Finsy.co.id – Jika kamu merupakan pegawai atau karyawan yang bekerja di Indonesia, BPJS Ketenagakerjaan pasti bukanlah hal yang asing karena hampir semua tenaga kerja di Indonesia memiliki kartu ini. Tapi apa sebenarnya manfaat memiliki BPJS Ketenagakerjaan? Bagaimana cara menggunakannya dan seperti apa jaminan yang diberikan BPJS Ketenagakerjaan?

Meskipun banyak dimiliki, banyak pula yang masih belum memahami mengenai apa manfaat dan fungsi dari BPJS Ketenagakerjaan. Untuk itu, berikut adalah hal-hal yang wajib kamu ketahui mengenai BPJS Ketenagakerjaan!

Mengenal Apa itu BPJS Ketenagakerjaan & Manfaatnya

Apa itu BPJS Ketenagakerjaan? Sebelum mengetahui lebih dalam mengenai BPJS Ketenagakerjaan, tentu kamu perlu mengetahui terlebih dahulu apa itu BPJS Ketenagakerjaan. BPJS Ketenagakerjaan adalah bentuk proteksi dan jaminan sosial bagi tenaga kerja di Indonesia yang merupakan program dari pemerintah. BPJS Ketenagakerjaan sendiri merupakan bentuk transformasi dari Jamsostek yang telah ada sebelumnya.

Lalu, apa manfaat dari memiliki BPJS Ketenagakerjaan? Dengan memiliki BPJS Ketenagakerjaan, kamu bisa mendapatkan jaminan untuk resiko-resiko sosial dan ekonomi yang bisa saja terjadi sebagai tenaga kerja seperti kecelakaan kerja hingga pensiun. Semua hal ini diatur melalui berbagai program yang dimiliki BPJS Ketenagakerjaan.

Program BPJS Ketenagakerjaan

Seperti yang telah disebut sebelumnya, BPJS Ketenagakerjaan memiliki berbagai program untuk memberikan proteksi dan jaminan sosial bagi para pemegangnya. Berikut adalah program-program dari BPJS Ketenagakerjaan:

Jaminan Hari Tua (JHT)

Program BPJS Ketenagakerjaan ini akan memberikanmu jaminan di hari tua berupa semua iuran yang telah dikumpulkan setelah pensiun (usia 55 tahun). Dari semua nilai itu, perusahaan akan menanggung sebesar 3.7%. Jaminan ini juga bisa diklaim untuk tenaga kerja  yang meninggal atau cacat permanen.

Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK)

Pada saat bekerja, resiko kecelakaan bisa saja terjadi. Untuk itu, BPJS Ketenagakerjaan memberikan dana kompensasi dan rehabilitas ketika mengalami kecelakaan ataupun sakit yang diakibatkan pekerjaan.

Jaminan Kematian (JK)

Program BPJS Ketenagakerjaan ini diperuntukkan untuk tenaga kerja yang meninggal namun bukan karena kecelakaan kerja. Ahli waris dari pemegang BPJS Ketenagakerjaan akan mendapatkan dana sebesar Rp.21.000.000,-. Yang mencakup santunan kematian sebesar Rp.14.000.000,- , biaya pemakaman Rp.2.000.000,- dan santunan berkala.

Bukan Penerima Upah

Jika program-program sebelumnya diperuntukkan untuk pegawai sebuah perusahaan, program ini diperuntukkan tenaga kerja dari sektor non formal seperti pedagang, petani dan peserta yang memiliki usaha sendiri dimana  iuran akan ditanggung oleh pemegang kartu BPJS Ketenagakerjaan dengan nilai berdasarkan upah minimum provinsi (UMP) atau Upah Minimum Kabupaten (UMK).

Sektor Jasa Konstruksi

Program BPJS Ketenagakerjaan ini diperuntukkan para pekerja konstruksi, baik yang harian lepas, tenaga borongan, hingga terikat perjanjian tertentu. Program ini umumnya dikombinasikan antara JKK dan JK dengan iuran senilai 0,24% dari total proyek.

Peserta BPJS Ketenagakerjaan

Siapa saja yang bisa menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan? Secara hukum semua pekerja di Indonesia wajib menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Baik tenaga kerja di sektor formal maupun non-formal seperti pekerja lepas, pedagang, petani, wirausaha, dan lainnya. Untuk pekerja sektor formal, perusahaan wajib mendaftarkan semua tenaga kerja, namun untuk peserta dari sektor non-formal harus mendaftarkan sendiri BPJS Ketenagakerjaan.

Tak hanya bagi warga negara Indonesia, warga negara asing (WNA) yang bekerja di Indonesia setidaknya enam bulan juga bisa menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Cara Mencairkan Dana BPJS Ketenagakerjaan

Pencairan dana BPJS Ketenagakerjaan bisa dilakukan di kantor BPJS Ketenagakerjaan dengan cara yang cukup mudah. Salah satu syaratnya adalah telah menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan minimal selama 5 tahun.

Untuk persyaratan lebih lengkap mengenai pencairan dana BPJS Ketenagakerjaan, kamu bisa mengecek langsung melalui situs resmi www.bpjsketenagakerjaan.go.id. Melalui situs tersebut, kamu juga bisa melakukan pengecekan dana, bahkan klaim secara online asalkan persyaratan yang kamu miliki telah lengkap.

Manfaat BPJS Ketenagakerjaan Lainnya

Selain berbagai program BPJS Ketenagakerjaan yang telah diulas sebelumnya, BPJS Ketenagakerjaan memiliki banyak manfaat lainnya seperti bantuan pinjaman uang muka untuk pembelian rumah, program beasiswa untuk anak pemegang BPJS Ketenagakerjaan yang tak mampu hingga berbagai program pelatihan guna meminimalisir risiko kecelakaan kerja. Untuk informasi mengenai lebih banyak manfaat BPJS Ketenagakerjaan, kunjungi langsung situs resmi BPJS Ketenagakerjaan.

 Dengan memiliki BPJS Ketenagakerjaan tentu kamu tak perlu lagi khawatir mengenai resiko-resiko yang mungkin kamu temui semasa bekerja termasuk permasalahan finansial yang mungkin saja timbul. Selain BPJS Ketenagakerjaan, solusi keuangan lainnya yang lebih praktis untuk membantumu kala permasalahan finansial datang adalah Finsy. Melalui Finsy, kamu bisa melakukan pengajuan pinjaman dana secara online dengan proses yang lebih mudah dan cepat dari lembaga-lembaga keuangan resmi terpercaya. 

Kini kamu telah mengetahui lebih banyak mengenai BPJS Ketenagakerjaan. Jadi, jangan ragu untuk lakukan pengecekan berkala mengenai hak-hak yang kamu miliki sebagai pemegang BPJS Ketenagakerjaan untuk pastikan kamu mendapatkan jaminan sosial dan proteksi terbaik!