Finsy.co.id – Hari raya Idul Fitri atau Lebaran memang hanya dirayakan satu kali dalam satu tahun. Namun, Lebaran ternyata membutuhkan dana yang tak kecil sehingga tanpa pengaturan dan perencanaan yang matang, hal ini bisa saja merusak keadaan finansial. Tentu kamu tak ingin hal ini terjadi, bukan? Tak perlu khawatir, simak langkah-langkah mengatur keuangan setelah Lebaran berikut untuk memperbaiki keadaan finansial pasca Lebaran, berikut:

Atur Ulang Pengeluaran dan Pangkas yang Tak Diperlukan

Setelah pengeluaran besar-besaran di hari Lebaran, kamu mungkin perlu mempertimbangkan kembali rencana keuangan rutin bulanan. Cek kembali rencana keuangan bulanan dan mulailah urutkan secara prioritas. Utamakan kebutuhan-kebutuhan pokok seperti biaya sekolah, biaya tagihan listrik dan sejenisnya, lalu mulailah memangkas pengeluaran dari kebutuhan yang masih bisa ditunda seperti rekreasi, gadget baru, dan sejenisnya. Aplikasikan rencana keuangan hemat yang ketat ini selama beberapa bulan hingga kondisi keuanganmu menjadi stabil kembali setelah Lebaran.

Baca juga: 5 Cara Mudah Melunasi Hutangmu!

Mulai Kembali Menabung & Investasi

Untuk memenuhi kebutuhan pada saat hari raya Lebaran, tak jarang orang menggunakan dana tabungan darurat. Memiliki tabungan dana darurat sangatlah penting, jadi jadikan menabung salah satu fokus utama setelah melewati Lebaran. Bila memungkinkan, tak ada salahnya dana juga dialokasikan untuk menambah investasi, Investasi yang menguntungkan tentu akan menambah kemampuanmu dalam menstabilkan kembali kondisi keuangan dan juga menghadapi Lebaran selanjutnya.

Segera Lunasi Kartu Kredit dan Pinjaman Dana bila Ada

Selain dana dari tabungan, tak sedikit juga yang memanfaatkan kartu kredit ataupun pinjaman dana untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan untuk hari raya Idul Fitri. Sebelum bunga dari kartu kredit dan pinjaman membengkak, segeralah lunasi hutang-hutang ini dengan menjadikannya salah satu prioritas dalam rencana keuangan rutin bulanan. Meskipun memiliki tenggat waktu yang masih panjang, hindari kebiasaan menunda-nunda pelunasan tagihan kartu kredit agar kondisi keuangan lebih cepat berada pada keadaan yang lebih stabil.

Pertimbangkan Pemasukan Tambahan bila Diperlukan

Pemasukan dana baik itu dari gaji bulanan ataupun keuntungan usaha dan investasi merupakan aspek yang penting dalam membantu memperbaiki kondisi keuangan setelah Lebaran. Hal ini menentukan seberapa besar daya yang dimiliki untuk segera mengembalikan kembali dana tabungan ataupun melunasi tagihan-tagihan.

Jika dana pemasukan terasa tidak mencukupi, pertimbangkanlah untuk menambah sumber pemasukan baru seperti kerja atau usaha sampingan. Pekerjaan seperti toko online, hingga freelance, bisa menjadi contoh pekerjaan sampingan tanpa modal besar yang bisa kamu coba.

Rencanakan Kebutuhan dan Eksekusi secara Disiplin dan Komitmen

Mengatur keuangan setelah Lebaran tentu akan berbeda jauh dengan rencana-rencana keuangan rutin bulanan sebelumnya. Untuk itu, luangkanlah waktu untuk membuat rencana keuangan baru yang lebih berfokus pada menstabilkan kembali kondisi keuangan pasca Lebaran. 

Tak hanya membuat rencana, tentu eksekusi rencana keuangan yang baik menjadi kunci apakah kamu bisa mengembalikan kondisi finansial setelah Lebaran atau tidak. Untuk itu, realisasikanlah rencana keuangan tersebut dengan disiplin dan juga komitmen yang tinggi. Dengan begitu, kamu tak perlu lagi khawatir kondisi keuangan yang terpuruk setelah bulan-bulan pasca Idul Fitri.

Baca juga: 7 Tips Hemat Rumah Tangga yang Bisa Kamu Coba

Itulah berbagai cara memperbaiki keadaan finansial setelah Lebaran yang bisa kamu ikuti. Tentu untuk menjaga stabilitas keuangan, mempersiapkan anggaran Lebaran haruslah direncanakan jauh-jauh hari. Namun, bila masalah finansial tetap mengganggu setelah Lebaran, tips mengatur keuangan pasca Lebaran di atas tentu bisa menjadi panduanmu untuk menciptakan kembali kondisi finansial yang lebih stabil.

Ayo, mulai atur kembali rencana keuangan dan jangan biarkan hari raya Lebaran justru menjadi momok untuk kesehatan finansial keluarga!